Sabtu, 26 Maret 2016

FANFICTION EXO CHANYEOL YADONG ONESHOOT :: PG-15 PART 2



Title: NamjaChingu?
Genre: Romance, yadong
Rating: 15+
Author: Sulastri
Cast: Hyuna
        Yujin
        Taehyung
        Jimin
Support cast: Dae Hi (Saeng Hyuna)
                        Eomma Hyuna
-
-
Part 2
Mereka pun berangkat. Saat di perjalanan....
-
-Hyuna POV
'Aku merasa hari ini ada yang berbeda, apa karna aku akan berjumpa dengan Jimin. Namja itu sangat diinginkan para wanita di kampus kan? Tapi kenapa dia memilihku? Padahal Jimin juga tahu Taehyung menyukaiku.', gumamku dalam batin. Tiba-tiba, "Hyuna! Hyuna.. sudah sampai..", ucapan Taehyung membuat pikiranku buyar. "Oh, sudah sampai ya..", aku pun turun dari mobil. Aku berpikir untuk mengatakan kencanku hari ini pada Taehyung tapi.. Ah aku harus mengatakannya. "Taehyung..", aku mulai khawatir. "Iya Hyuna.?", jawab Taehyung. "Aku ingin bicara sesuatu hal padamu. Apa kau tak keanehan melihatku memakai baju sependek ini ?", tanyaku perlahan tapi pasti . "Ohh, ya aku aneh dengan penampilanmu hari ini Hyuna.. Kau terlihat seperti yeoja yang akan kencan dengan namja keren.", ungkap Taehyung padaku, membuatku semakin khawatir. Aku ternyata terlihat memang seperti akan kencan. "Taehyung..", ucapku. "Iya, Hyuna? Kau mau bicara tentang apa lagi.. Ayo kita masuk ke kelas.", ajaknya padaku. Tapi aku membuatnya diam. Aku menciumnya dengan mendaratkan bibirku secepat kereta. Di depan semua orang! Apa yang ku lakukan.. Hyuna kau ini yeoja Hyuna.. sadarlah.. "Hyuna?", Taehyung melepaskan ciumanku padanya. "Hyuna kau melakukan ini di depan semua orang?", ucap Taehyung padaku. "Mianhae Taehyung.. Ku lakukan ini, karnaku.... akan kencan.... bersama JIMIN.. JIMIN... Jimin... jimin... ", perkataanku ini pasti bergema di hati Taehyung. "MWOO! Kau kencan?? Dengan JIMIN??", ucap Taehyung dengan kagetnya. Sudah ku duga ini akan terjadi.
-
-
-Author POV
"Hyuna, Taehyung wae? Kalian berdiam diri di sini? ada apa eoh??", tiba-tiba Yujin datang dan bertanya-tanya. "Sudahlah. Kenapa kalian menonton Taehyung dan Hyuna? BUBAR BUBAR!!!", Yujin membubarkan orang-orang yang melihat kejadian tadi. "Hyuna, kau bisa menjelaskan padaku nanti saja aku akan ke kelas duluan. Aku kecewa padamu", Taehyung pun meninggalkan Yujin dan Hyuna berdua. Hyuna hanya menunduk dan menangis. "Hyuna?? Apa kau menangis karna Taehyung?", tanya Yujin pada Hyuna. "Tidak, ini salah siapa sebenarnya?", Hyuna pun kebingungan dengan semua ini tapi dia masih teuirai air mata di pipi mulusnya. "Apa ini karna kau memberitahu Taehyung, kau akan kencan bersama Jimin hari ini?", tanya Yujin kembali. "Ne... Aku hanya ingin jujur padanya, karna ia menyukaiku. Aku tak ingin ada kebohongan antara aku dan Taehyung..", jelas Hyuna pada Yujin. Yujin pun memukul keningnya, mungkin cara Hyuna salah menurut Yujin. Saat mereka berdua membicarakan masalah tadi. Tiba-tiba Jimin datang menghampiri mereka. "Hyuna-ah? Wae neo? Apa kau sakit? Hah, Yujin, Hyuna kenapa?", tanya Jimin sambil mengelus-elus pundak Hyuna. "Kau ini seperti yang tak tahu saja. Seluruh orang di kampus ini tahu, bahwa Taehyung menyukai Hyuna. Tapi kau mengajaknya kencan. Jadi tadi Hyuna, mengatakan pada Taehyung jika kau dan Hyuna hari ini akan kencan.", jelas Yujin pada Jimin. "Apa aku salah? Hyuna dan Taehyung kan belum menjadi sepasang kekasih, lalu apa aku tak boleh menjadi salah satu yang mendekatinya. Aku melakukan kencan ini karna aku ingin mengenal Hyuna lebih dekat.", ucapan Jimin itu membuat Hyuna membelalakan matanya, "Kau ingin lebih dekat denganku? Untuk apa?", tanya Hyuna. "Karena aku mencintaimu Hyuna.", balas Jimin. Seketika suasana menjadi hening, angin berhembus kencang (sampai ada twister haha mian becanda :v). "Kau...... mencintaiku?", ucap Hyuna (lalu ada ost yaitu lagu two people ostnya the heirs, tapi pas reffnya doang :v).
-
-
-Taehyung POV
Aku sangat menyesal dengan ciuman Hyuna tadi. Ku kira dia menciumku karna dia membalas cintaku, yang tergantung selama ini. Ternyata, karna dia akan kencan bersama namja baru itu. "BUGGG!!", wajahku terkena pukulan keras tangan seseorang, aku tak tahu ia siapa, karna dia memukulku dari belakang bangku. "Kau membuat Hyuna menangis hah?? Beraninya pada yeoja saja. (BUGG!!)", seorang namja itu mengatakan Hyuna menangis karnaku. Tapi sayangnya, aku tak bisa mengenali namja itu. Karna pukulan pertama membuat penglihatanku buram. Dan ia memukulku lagi.
-
-(Saat di UKS)
"Taehyung-ah, mianhaeyo..mianhaeyo...", seorang yeoja mengucap minta maaf padaku saat aku membukakan mata. Dan ternyata.. ia adalah Hyuna. "Hah, kau mau apa ke sini eohh?", ucapanku sangatlah lemas, ku pikir saat aku berbicara akan terdengar keras, ternyata tidak. "Aku mengkhawatirkanmu Taehyung.. Mianhaeyo..", ucapnya lagi. "Biarkan aku sendiri di sini.. pergi saja sana, aku sudah tak mencintaimu lagi.", ucapku dengan sangat lemas tak berdaya (wihiii taehyung tak brdaya :v). "Cepat pergi atau aku akan benar-benar melupakanmu. CEPAT PERGII-AHH!!!!", kini ucapanku lumayan keras. Ku lihat dengan jelas, Hyuna kini tak ada di sampingku lagi..
-
-
-(Kuliah pun selesai..)
-Jimin POV
"Akhirnya.. Kencan pun tiba..", gumamku dalam batin. Aku sudah tak sabar ingin dekat dengan Hyuna. Baju yang ia kenakan sangat pas untuk hari ini. Saat ku beres membereskan buku dan alat tulisku ke dalam tas, aku memanggil Hyuna dari atas. Karna dia berada di bangku paling depan, dan paling rendah. "Hyuna-ah!!! Tunggu!", teriakku berhasil membuatnya tak beranjak dari bangku. Kini seluruh isi ruangan sudah sangat sepi. Saat aku sudah sampai di tempat Hyuna, "Jadi kan hari ini kencan denganku?", aku mendekatan badanku padanya. Agar dia tak bisa kemana-mana. "Kencan kan satu jam lagi. Apa yang akan kau lakukan aishhh..", ucapnya dengan risih, mungkin aku terlalu menakutkan. Aku pun menjauhkan badanku. "Biarlah yang satu jam ini kita gunakan untuk booking tempat dan jalan-jalan sebentar. Bagaimana?", tawaranku mungkin menarik ahaha. "Ne.. terserah kau saja. Tapi aku ingin melihat Taehyung sebentar, boleh kan??", pintanya melihat Taehyung membuatku ingin marah tapi apa boleh buat, aku harus terlihat professional di hadapannya. "Iya sudah, tapi sebentar ne..", ucapku. "Nee..", balasan Hyuna itu membuatku melayang di udara.. karna saat mengatakannya ia membuat eye smile. Oh Tuhan... jadikanlah dia kekasihku.. bahkan istriku saja..

bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar